Daftar 5 Rumah Murah di Yogyakarta Harga Mulai Rp130 Juta Lengkap Lokasi Tipe dan Spesifikasi Hunian

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:06:05 WIB
Daftar 5 Rumah Murah di Yogyakarta Harga Mulai Rp130 Juta Lengkap Lokasi Tipe dan Spesifikasi Hunian

JAKARTA - Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar dan tujuan wisata populer di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah ini juga semakin menarik perhatian masyarakat yang ingin mencari hunian dengan harga terjangkau.

Perkembangan sektor properti di Daerah Istimewa Yogyakarta terus menunjukkan peningkatan seiring dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Berbagai pengembang kini menghadirkan perumahan subsidi yang ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal dengan harga lebih terjangkau.

Daerah Istimewa Yogyakarta dikenal sebagai salah satu pusat kebudayaan dan sejarah di Pulau Jawa. Selain menjadi destinasi wisata favorit, wilayah ini juga terus berkembang menghadirkan berbagai pilihan hunian bagi masyarakat.

Julukan Kota Budaya melekat pada Yogyakarta karena kekayaan tradisi, kesenian, hingga berbagai upacara adat yang masih terjaga hingga saat ini. Suasana khas yang memadukan budaya dan kehidupan modern membuat banyak orang tertarik menetap di wilayah ini.

Dari sisi pariwisata dan sejarah, Yogyakarta juga memiliki sejumlah situs bersejarah yang diakui dunia. Beberapa di antaranya adalah Candi Prambanan dan Candi Borobudur yang menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Keberadaan destinasi tersebut tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga berkontribusi terhadap potensi nilai investasi properti di kawasan sekitarnya. Kondisi ini membuat banyak orang mulai melirik Yogyakarta sebagai lokasi untuk membeli rumah.

Bagi masyarakat yang sedang mencari hunian terjangkau, tersedia sejumlah pilihan rumah subsidi di wilayah Yogyakarta. Beberapa di antaranya bahkan memiliki harga yang relatif terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Berikut ini beberapa rekomendasi rumah murah di Yogyakarta yang dapat menjadi pilihan hunian. Informasi ini merangkum beberapa proyek perumahan subsidi yang tersedia di berbagai wilayah.

Griya Piyaman Permai di Gunung Kidul

Salah satu perumahan subsidi yang tersedia di Yogyakarta adalah Griya Piyaman Permai. Perumahan ini berlokasi di Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul.

Pengembangan kawasan hunian ini dilakukan oleh PT Putra Adhi Tama. Secara keseluruhan, perumahan tersebut menyediakan total 181 unit rumah bagi masyarakat.

Griya Piyaman Permai menawarkan dua pilihan tipe rumah yang dapat dipilih oleh calon pembeli. Kedua tipe tersebut memiliki ukuran bangunan dan harga yang berbeda.

Tipe pertama adalah rumah tipe 36 dengan harga sekitar Rp150 juta. Rumah ini memiliki luas bangunan 36 meter persegi yang berdiri di atas lahan seluas 72 meter persegi.

Pilihan kedua adalah tipe 30 dengan harga sekitar Rp140 juta. Tipe ini memiliki luas bangunan 30 meter persegi yang juga berada di atas lahan seluas 72 meter persegi.

Kedua tipe rumah tersebut dilengkapi dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Desain hunian ini ditujukan untuk keluarga kecil yang membutuhkan tempat tinggal sederhana namun nyaman.

Dari sisi spesifikasi bangunan, rumah ini menggunakan atap genteng tanah liat. Dindingnya menggunakan hebel yang dilapisi plester dan cat.

Bagian lantai rumah menggunakan keramik berukuran 30x30 centimeter. Sementara itu pondasi bangunan menggunakan batu belah yang cukup kuat untuk menopang struktur rumah.

Kediaman Kartika Kusuma di Kecamatan Playen

Pilihan rumah murah berikutnya adalah Kediaman Kartika Kusuma. Perumahan ini berada di Desa Logandeng, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul.

Pengembang yang membangun kawasan hunian ini adalah PT Sahid Putra Sehati. Secara keseluruhan tersedia sekitar 127 unit rumah subsidi di perumahan tersebut.

Perumahan ini menawarkan dua tipe rumah yang dapat dipilih oleh masyarakat. Masing-masing tipe memiliki harga dan spesifikasi yang berbeda.

Tipe pertama adalah rumah tipe 30/60 dengan harga sekitar Rp150 juta. Tipe ini memiliki luas bangunan 30 meter persegi di atas lahan seluas 60 meter persegi.

Pilihan kedua adalah tipe sederhana 30/60 yang dijual dengan harga sekitar Rp166 juta. Tipe ini juga memiliki luas bangunan 30 meter persegi dengan ukuran lahan yang sama.

Hunian ini dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Desain rumah tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecil.

Dari sisi spesifikasi bangunan, rumah ini menggunakan rangka atap baja ringan. Penutup atapnya menggunakan genteng logam yang dikenal tahan lama.

Dinding bangunan menggunakan material hebel yang cukup populer digunakan pada rumah modern. Sementara itu bagian lantai menggunakan keramik dengan pondasi batu setempat.

Griya Asha Pulosari di Kabupaten Bantul

Rekomendasi rumah murah lainnya di Yogyakarta adalah Griya Asha Pulosari. Perumahan ini dikembangkan oleh PT Subidyo Timbul Sukses.

Lokasi perumahan ini berada di Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Secara keseluruhan tersedia sekitar 108 unit rumah subsidi di kawasan tersebut.

Perumahan ini menawarkan dua tipe rumah yang dapat dipilih oleh masyarakat. Kedua tipe tersebut memiliki harga yang berbeda meskipun spesifikasi bangunannya hampir serupa.

Tipe pertama adalah rumah tipe 32/60 dengan harga sekitar Rp162 juta. Rumah ini dilengkapi dua kamar mandi dan satu kamar tidur.

Tipe kedua adalah rumah tipe 30/60 dengan harga sekitar Rp166 juta. Tipe ini juga dilengkapi dua kamar mandi dan satu kamar tidur.

Dari sisi konstruksi bangunan, rumah ini menggunakan rangka atap baja ringan dengan genteng beton. Material ini cukup umum digunakan pada rumah subsidi karena dinilai kuat dan tahan lama.

Dinding rumah menggunakan hebel atau bata ringan yang dilapisi plester dan aci. Lantai rumah menggunakan keramik berukuran 40x40 centimeter.

Pondasi bangunan menggunakan batu belah putih dengan struktur beton bertulang. Struktur ini dirancang untuk memberikan kekuatan pada bangunan rumah.

Desa Nawa Bangunjiwo di Kabupaten Bantul

Perumahan Desa Nawa Bangunjiwo juga menjadi salah satu pilihan rumah murah di Yogyakarta. Kawasan hunian ini berada di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.

Perumahan ini dikembangkan oleh pengembang Maro Anugrah Jaya. Secara keseluruhan tersedia sekitar 101 unit rumah subsidi di kawasan tersebut.

Harga rumah di perumahan ini tergolong cukup terjangkau. Hunian di kawasan ini dijual dengan harga mulai dari sekitar Rp130 juta.

Rumah di perumahan ini memiliki luas bangunan sekitar 30 meter persegi. Bangunan tersebut berdiri di atas lahan seluas 60 meter persegi.

Hunian ini dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Desainnya cukup sederhana namun tetap memenuhi kebutuhan dasar tempat tinggal.

Dari sisi spesifikasi bangunan, rumah ini menggunakan rangka atap baja ringan dengan genteng galvalum. Dindingnya menggunakan batako yang dilapisi plester dan aci.

Bagian lantai menggunakan keramik berukuran 30x30 centimeter. Pondasi rumah menggunakan batu kali dengan struktur besi bertulang.

Grand Handayani Residence 4 di Gunung Kidul

Pilihan rumah murah lainnya di Yogyakarta adalah Grand Handayani Residence 4. Perumahan ini berlokasi di Desa Siraman, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul.

Proyek hunian ini dikembangkan oleh PT Santoso Cipta Sejahtera. Secara keseluruhan tersedia sekitar 94 unit rumah di kawasan tersebut.

Harga rumah di perumahan ini berada di kisaran Rp166 juta. Harga tersebut termasuk dalam kategori rumah subsidi yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Rumah yang tersedia memiliki luas bangunan sekitar 30 meter persegi. Bangunan tersebut berdiri di atas lahan seluas 60 meter persegi.

Hunian ini dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Desain rumah dibuat sederhana agar tetap terjangkau bagi calon pembeli.

Dari sisi konstruksi bangunan, rumah ini menggunakan rangka atap baja ringan dengan genteng beton. Material ini dikenal cukup kuat dan tahan terhadap cuaca.

Dinding rumah menggunakan hebel double wall yang dilapisi aci dan cat. Lantai rumah menggunakan keramik berukuran 40x40 centimeter.

Pondasi bangunan menggunakan batu belah yang dirancang untuk menopang struktur rumah. Spesifikasi tersebut menjadi standar yang cukup umum pada rumah subsidi di Indonesia.

Dengan berbagai pilihan perumahan tersebut, masyarakat yang ingin memiliki hunian di Yogyakarta kini memiliki banyak alternatif. Harga yang relatif terjangkau membuat rumah subsidi menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah pertama.

Perkembangan sektor properti di Yogyakarta juga diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut. Kondisi ini membuat Yogyakarta tidak hanya menarik sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai lokasi investasi properti dan tempat tinggal yang nyaman.

Terkini