ASN

Jadwal Lengkap WFA ASN Selama Lebaran 2026, Tetap Produktif Dari Mana Saja

Jadwal Lengkap WFA ASN Selama Lebaran 2026, Tetap Produktif Dari Mana Saja
Jadwal Lengkap WFA ASN Selama Lebaran 2026, Tetap Produktif Dari Mana Saja

JAKARTA - Pemerintah menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Lebaran 2026. Skema ini berlaku lima hari dan bukan tambahan hari libur atau cuti bersama, melainkan fleksibilitas lokasi kerja untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 2 Tahun 2026 resmi mengatur penerapan WFA bagi ASN. Kebijakan ini memastikan ASN tetap melaksanakan tugas dan menjaga pelayanan publik esensial selama periode tersebut.

Tujuan Penerapan WFA ASN

Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan WFA bertujuan mempermudah arus mudik dan balik Lebaran 2026 tanpa mengurangi kewajiban kerja ASN. Instansi pemerintah tetap wajib melayani publik, termasuk sektor kesehatan, transportasi, keamanan, dan layanan strategis lainnya.

Rini menambahkan bahwa ASN harus tetap menjalankan tugas dengan optimal meskipun bekerja dari lokasi fleksibel. Dengan WFA, diharapkan mobilitas masyarakat meningkat tanpa mengganggu kinerja pelayanan publik yang krusial.

Jadwal WFA ASN Selama Lebaran 2026

Pelaksanaan WFA mencakup dua hari sebelum libur nasional dan tiga hari setelah Lebaran. Hari-hari tersebut dirinci sebagai berikut:

Periode Sebelum Lebaran: Senin, 16 Maret 2026 dan Selasa, 17 Maret 2026. Periode Setelah Lebaran: Rabu, 25 Maret 2026, Kamis, 26 Maret 2026, dan Jumat, 27 Maret 2026.

Dengan demikian, total WFA selama momentum Lebaran 2026 mencapai lima hari. Kebijakan ini memberi ASN fleksibilitas lokasi kerja sambil tetap mematuhi target kinerja instansi masing-masing.

WFA Bukan Hari Libur atau Cuti Tambahan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan bahwa WFA tidak termasuk hari libur nasional maupun cuti bersama. ASN tetap bertugas dan menjalankan target kerja sesuai ketentuan, hanya lokasi kerja yang bersifat fleksibel.

Periode WFA tidak mengurangi jatah cuti tahunan ASN dan tidak dikategorikan sebagai hari libur resmi. Instansi yang memberikan layanan publik esensial wajib memastikan operasional tetap berjalan optimal selama WFA.

Kebijakan WFA memadukan fleksibilitas kerja dengan kepastian keberlangsungan layanan publik. ASN dapat bekerja dari rumah atau lokasi lain, tetapi tanggung jawab dan produktivitas tetap harus terjaga.

Tips Menjalankan WFA Agar Tetap Produktif

ASN disarankan menyiapkan peralatan kerja yang mendukung produktivitas dari lokasi fleksibel. Pengaturan jadwal kerja dan koordinasi rutin dengan atasan serta rekan kerja membantu memastikan tugas selesai tepat waktu.

Memanfaatkan teknologi komunikasi dan sistem informasi instansi menjadi kunci agar pelayanan publik tidak terganggu. ASN perlu tetap fokus dan disiplin meskipun tidak berada di kantor, sehingga target kinerja tercapai secara optimal.

WFA diharapkan menjadi solusi yang efektif untuk mendukung mobilitas masyarakat saat Lebaran. Dengan kepatuhan ASN terhadap aturan dan penggunaan teknologi yang tepat, pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan.

Pemerintah juga menekankan pentingnya sosialisasi jadwal dan ketentuan WFA agar semua instansi memahami prosedur dan tanggung jawab masing-masing. ASN yang memahami aturan dapat memaksimalkan fleksibilitas tanpa mengurangi kinerja dan layanan publik.

Dengan penerapan WFA selama lima hari, pemerintah menyeimbangkan kebutuhan mobilitas masyarakat dan kelancaran pelayanan publik. ASN tetap berperan aktif dan profesional meskipun bekerja dari lokasi yang berbeda dari kantor resmi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index