Cinema XXI

Strategi Cinema XXI (CNMA) dalam Meningkatkan Pendapatan dan Pengalaman Menonton Film di Indonesia pada 2025

Strategi Cinema XXI (CNMA) dalam Meningkatkan Pendapatan dan Pengalaman Menonton Film di Indonesia pada 2025
Strategi Cinema XXI (CNMA) dalam Meningkatkan Pendapatan dan Pengalaman Menonton Film di Indonesia pada 2025

JAKARTA - Emiten bioskop, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (CNMA), mencatat pendapatan Rp5,86 triliun sepanjang 2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan 2,60% dibanding tahun sebelumnya.

Meskipun pendapatan naik, laba CNMA mengalami kontraksi 3,32% YoY menjadi Rp704,75 miliar. Hal ini mencerminkan tantangan yang masih dihadapi industri bioskop di tengah dinamika ekonomi.

Fokus pada Pengalaman Penonton dan Kepercayaan Stakeholder

Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman, menekankan pentingnya menjaga kualitas pengalaman menonton. Ia menyatakan bahwa kepercayaan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci kinerja perusahaan.

Cinema XXI berhasil menarik 85 juta penonton sepanjang 2025. Pertumbuhan Average Ticket Price (ATP) sebesar 3,0% menjadi Rp46.057 mendorong peningkatan pendapatan.

Inovasi Menu dan Strategi F&B

Cinema XXI terus mengembangkan segmen makanan dan minuman (F&B) untuk memperkuat customer experience. Selama 2025, lebih dari 30 menu baru diperkenalkan di XXI Café dan The Premiere Café.

Rata-rata belanja makanan dan minuman per penonton naik 5,9% menjadi Rp25.814. Hal ini menunjukkan strategi F&B berhasil meningkatkan daya tarik dan kontribusi terhadap kinerja Perseroan.

Ekspansi Jaringan Bioskop di Berbagai Wilayah

Sepanjang 2025, Cinema XXI meresmikan 12 bioskop baru dan menambah 43 layar. Beberapa wilayah baru yang kini memiliki kehadiran Cinema XXI antara lain Indramayu, Pematangsiantar, Magelang, Tuban, dan Kota Metro.

Hingga 31 Desember 2025, total layar yang dioperasikan mencapai 1.388 di 267 bioskop. Persebaran ini mencakup 56 kota dan 30 kabupaten, memperluas akses hiburan berkualitas di Indonesia.

Strategi Jangka Panjang dan Kualitas Layanan

Ekspansi jaringan menjadi bagian strategi jangka panjang Cinema XXI. Perusahaan berkomitmen menambah layar secara selektif sambil menjaga kualitas layanan.

Suryo Suherman menekankan, akselerasi penambahan layar dilakukan dengan tetap memprioritaskan pengalaman menonton terbaik. Langkah ini menjadi pondasi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan.

Pencapaian dan Optimisme di Masa Depan

Pendapatan dan inovasi yang dicapai pada 2025 menjadi bukti ketahanan Cinema XXI di industri hiburan. Laba yang terkontraksi tidak mengurangi optimisme perusahaan untuk terus berkembang.

Dengan kombinasi ekspansi, inovasi F&B, dan peningkatan layanan, Cinema XXI siap menghadapi dinamika industri bioskop di tahun-tahun mendatang. Perusahaan terus fokus menghadirkan pengalaman menonton yang memuaskan bagi masyarakat Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index