Jabra Evolve3 85 Resmi Dijual USD 475, Headset Meeting Lebih Ringan dari Sony dan Bose

Kamis, 17 September 2026 | 17:38:00 WIB

KUATKEUANGAN.COM — Jabra Evolve3 85 hadir sebagai headset kerja paling ringan di kelasnya dengan bobot 220 gram, sekitar 30 gram lebih ringan dari Bose QuietComfort Ultra Gen II dan Sony WH-1000XM6. Bobot yang lebih ringan itu membuat headset ini nyaman dipakai sepanjang hari tanpa memicu kelelahan di telinga dan kepala. Harganya dibanderol USD 475, menempatkannya di segmen premium headset kerja.

Jabra memposisikan Evolve3 85 sebagai perangkat untuk kebutuhan rapat dan panggilan kerja. Klaim itu dibuktikan lewat sederet fitur yang jarang ditemui di headset konsumer, mulai dari receiver USB-C hingga baterai yang bisa diganti sendiri oleh pengguna.

Pengujian selama hampir tiga bulan menunjukkan headset ini mampu bersaing dengan produk Bose dan Sony yang lebih dulu dikenal di pasar audio. Selisih bobot 30 gram ternyata terasa signifikan saat dipakai dalam sesi kerja panjang.

Desain Ringan yang Tidak Terasa Murah

Bobot 220 gram menjadikan Evolve3 85 yang paling ringan di kategorinya. Bantalan telinga dirancang breathable, begitu pula headband-nya, sehingga sirkulasi udara tetap terjaga.

Materialnya tidak terasa rapuh meski ringan. Headset ini juga bisa dilipat rata dan masuk ke dalam case bawaan yang ukurannya jauh lebih mungil dibanding case Bose dan Sony.

Buat pengguna yang sering membawa perlengkapan kerja di tas, ukuran case yang ringkas jadi nilai tambah tersendiri.

Konektivitas Jadi Keunggulan Utama

Evolve3 85 mengandalkan Bluetooth 5.3 dan mendukung Fast Pair untuk perangkat Android. Proses pairing dengan Pixel 11 Pro XL, Find X9 Ultra, Galaxy Z Fold 8 Ultra, iPhone 17 Pro, hingga iPad Pro M4 berjalan tanpa kendala.

Yang menarik, Jabra menyertakan receiver USB-C di dalam kotak. Receiver ini memungkinkan headset tersambung ke komputer Windows tanpa mengandalkan Bluetooth yang sering bermasalah di sebagian motherboard.

Kabel USB-C dan 3.5mm juga tersedia untuk koneksi kabel. Baterainya bisa diganti sendiri, sebuah pendekatan yang jarang ditemui di headset premium.

ClearVoice dan ANC untuk Rapat Daring

Fitur ClearVoice milik Jabra terbukti efektif meredam suara sekitar saat pengguna berbicara. Kualitasnya disebut sebanding dengan NVIDIA Broadcast yang biasa dipakai untuk keperluan serupa.

ANC khusus juga disematkan untuk memblokir kebisingan lingkungan, baik saat rapat maupun beraktivitas di luar ruangan. Headset ini kompatibel dengan asisten digital apa pun di ponsel.

Enam mikrofon berbasis teknologi MEMS solid-state dipakai untuk menangkap suara. Konfigurasi ini menghasilkan fidelitas lebih baik dengan distorsi rendah saat rapat lewat Google Meet, Zoom, dan Microsoft Teams.

Kualitas Audio dan Daya Tahan Baterai

Driver 32mm menghasilkan suara detail dengan bass melimpah, mid bersih, dan treble ketat. Meski dirancang untuk rapat, Evolve3 85 tetap nyaman dipakai mendengarkan musik dalam sesi panjang.

Keterbatasannya ada di dukungan codec. Headset ini hanya mendukung SBC dan AAC, tanpa AptX.

Baterainya bertahan lebih dari 23 jam untuk pemakaian rapat dan hingga 60 jam untuk mendengarkan musik. Angka itu dua kali lipat ketahanan Bose dan Sony di kelas yang sama.

Pengisian daya cepat 5 menit memberi tambahan lima jam pemakaian. Fitur wireless charging juga disematkan, sesuatu yang kini dianggap wajib setelah dicoba.

Bersaing di Segmen Headset Kerja Premium

Dengan harga USD 475, Evolve3 85 berada di rentang atas pasar headset. Belum ada informasi resmi soal ketersediaan dan harga untuk pasar Indonesia.

Keunggulan utamanya bukan pada satu fitur tunggal, melainkan kombinasi desain ringan, konektivitas lengkap, dan daya tahan baterai yang jauh melampaui rival. Bagi pekerja yang menghabiskan berjam-jam di rapat daring, kombinasi itu sulit ditandingi Bose maupun Sony.

Terkini